Siang ini akhirnya aku menyelesaikan sebuah film komedi yang lumayan berkesan.
Ada beberapa hal yang kupikirkan selama aku menonton Tower Heist :
1. What money means to them (especially to people with low wage).
uang begitu berarti buat orang-orang yang ada di TH, mereka menghabisakan bertahun-tahun hidupnya untuk bekerja demi kelangsunganhidup mereka. Mereka sangat perlu untuk diteladani dalam hal bagaimana mereka serius mempertahankan hidupnya dengan bekerja mencari uang.
2. What family means to them.
Dalam film ini, hampir semua tokoh berjuang demi keluarganya, bahkan sang tokoh utama, yg dikisahkan masih single, juga berjuang demi keluarganya. Keluarga yang mana? Keluarganya selama 25 tahun bekerja di Tower Heist, yaitu teman-temannya.
3. How valuable our skill no matter how small it is.
Kemampuan yang kita miliki, yang melekat dalam keseharian kita, pekerjaan, hobby, kebiasaan, dan hal-hal kecil lainnya, sangatlah berharga dan tak ternilai. Seremeh apapun kita menganggapnya, namun skill atau kemampuan tersebut pasti bermanfaat bagi sesuatu atau seseorang.
4. Nothing is impossible if you try and work hard on it.
Bayangkan, 4 tokoh di film ini notabene adalah orang baik-baik yang dengan tekun bekerja di Tower Heist. Satu orang lagi adalah pemain saham yang sedang bangkrut. Mereka samasekali tidak memiliki pengalaman sebagai pencuri, namun mereka bisa mencuri mobil Ferrari dari dalam sebuah penthouse. Rahasianya hanya satu, mereka mau belajar untuk mencuri. Bukan maksudku untuk mendukung pencurian, tetapi tidak ada kata terlambat untuk mempelajari sesuatu, dan kemudian bisa setelah belajar.
5. Everyhing needs planning.
Orang bijak berkata, perencanaan adalah setengah dari keseluruhan pekerjaan. Realitasnya pun sering kita sadari, bahwa tanpa perencanaan sebelum melakukan pekerjaan, hasilnya menjadi tidak maksimal. Bahkan tidak sedikit yang mengerjakan degan terburu-buru jika tanpa didahului dengan perencanaan.
6. Planning with strategy is far better.
Berencana adalah baik, dan akan menjadi lebih sempurna jika perencanaan itu dibarengi dengan strategi. Banyak orang yang berencana sebelum bertindak, namun yan memaksimalkan hasil adalah strategi yang baik.
7. Sacrificing ourselves for others is the best thing we can do in our life.
Melakukan sesuatu yang besar tidak ada artinya jika itu dilakukan untuk diri kita sendiri saja. Manusia sebagai mahluk komunal, akan selalu merasa kurang jika tidak berbagi. Sepertinya paradoks. Tapi demikian memang kenyataanya. Tanpa berbagi, manusia akan semakin merasa kurang dan akan makin serakah tiada habisnya.
Beberapa poin itulah yang muncul di pikiranku ketika aku melihat film tersebut. :-)
No comments:
Post a Comment